Penerbangan Susi Air Kini Lebih Mudah Menghubungkan Aceh dan Sumatera Utara

Senin, 26 Januari 2026 | 14:26:25 WIB
Penerbangan Susi Air Kini Lebih Mudah Menghubungkan Aceh dan Sumatera Utara

JAKARTA - Susi Air kembali membuka layanan penerbangan perintis dengan jadwal terbaru rute Kualanamu (KNO) – Nagan Raya (MEQ) pulang pergi. 

Pembukaan rute ini menjadi angin segar bagi mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Barat dan sekitarnya. Keberadaan penerbangan ini memudahkan akses transportasi udara yang cepat dan efisien bagi warga.

Jadwal penerbangan dijadwalkan rutin setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu. Hal ini memastikan masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih fleksibel. Layanan ini diharapkan memperlancar aktivitas ekonomi, pemerintahan, dan sosial di wilayah Aceh.

Pesawat dijadwalkan lepas landas dari Kualanamu pukul 10.25 WIB dan tiba di Bandara Cut Nyak Dhien pada 11.35 WIB. Sebaliknya, penerbangan kembali dari Nagan Raya pukul 11.50 WIB dan tiba di Kualanamu pukul 13.00 WIB. Jadwal ini dibuat agar perjalanan lebih nyaman dan efisien waktu.

Manfaat Penerbangan Bagi Mobilitas Warga

Kehadiran rute baru ini membantu masyarakat yang sebelumnya bergantung pada transportasi darat dengan waktu tempuh panjang. Penerbangan perintis menjadi solusi alternatif yang signifikan. Dengan jarak tempuh lebih singkat, warga dapat memanfaatkan waktu secara optimal.

Selain mendukung mobilitas pribadi, penerbangan ini mempermudah pengiriman barang dan logistik. Aktivitas ekonomi daerah pun diharapkan meningkat. Pergerakan masyarakat untuk urusan bisnis, pendidikan, maupun kesehatan dapat berjalan lebih lancar.

Konektivitas udara juga meningkatkan peluang investasi di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. Kecepatan transportasi udara menjadi daya tarik tersendiri. Hal ini dapat mendorong perkembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Fokus Susi Air pada Daerah Terpencil dan Perintis

Susi Air dikenal sebagai maskapai yang melayani daerah terpencil dan perintis. Keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi perjalanan menjadi prioritas utama. Dengan fokus ini, maskapai mendukung aksesibilitas masyarakat yang selama ini sulit dijangkau.

Layanan penerbangan perintis memberikan solusi strategis untuk wilayah yang minim konektivitas. Masyarakat mendapatkan akses transportasi yang lebih cepat dan aman. Hal ini menegaskan peran Susi Air dalam pemerataan transportasi udara nasional.

Selain itu, maskapai memanfaatkan pesawat berukuran kecil yang sesuai untuk bandara dengan landasan terbatas. Keunggulan ini memungkinkan operasional di berbagai lokasi terpencil. Efisiensi perjalanan pun tetap terjaga tanpa mengorbankan keselamatan.

Cara Memesan Tiket dan Informasi Layanan

Calon penumpang dapat melakukan reservasi melalui platform Traveloka atau situs resmi susiair.com. Cara ini memudahkan masyarakat memesan tiket secara cepat dan aman. Pilihan jadwal yang fleksibel memungkinkan penumpang menyesuaikan dengan agenda masing-masing.

Selain itu, masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut dengan menghubungi kontak person Rafli di nomor 0895-1255-7101. Layanan ini memastikan calon penumpang mendapatkan informasi terkini mengenai jadwal dan ketersediaan tiket. Hal ini penting untuk menghindari gangguan perjalanan.

Pihak bandara juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan dengan sebaik-baiknya. Penumpang yang memiliki agenda mendesak seperti urusan bisnis, pendidikan, atau kesehatan dapat merencanakan perjalanan dengan nyaman. Kesadaran ini akan membantu kelancaran operasional maskapai.

Dampak Positif Bagi Pertumbuhan Daerah

Kembali beroperasinya rute Kualanamu – Nagan Raya diharapkan meningkatkan konektivitas udara antara Aceh dan Sumatera Utara. Perjalanan yang lebih cepat dan nyaman mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Wilayah Aceh Barat dan sekitarnya pun mendapatkan akses transportasi yang lebih modern.

Efek positif lainnya terlihat pada sektor pendidikan dan pelayanan kesehatan. Akses mudah mempermudah distribusi tenaga pengajar, pasien, dan logistik medis. Aktivitas sosial masyarakat menjadi lebih efisien dengan waktu tempuh lebih singkat.

Penerbangan ini juga mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Aceh dan Sumatera Utara. Wisatawan domestik dapat menjangkau destinasi lebih cepat. Dampak kumulatif dari konektivitas udara ini mendukung perkembangan daerah secara menyeluruh.

Terkini